Catatan PILKADES Janti 2019
Jombang hari ini punya hajat besar, 286 desa serentak menyelenggarakan agenda musiman 6 tahun sekali; pilihan kepala desa (PILKADES) 2019 tepatnya. Dana sekitar 13,85 Miliar digelontorkan pemerintah untuk suksesi kegiatan yang diikuti 791 calon kepala desa.
Anggaran yang begitu besar itu diharapkan bisa menjadikan pilkades tahun ini berjalan dengan lancar, jujur dan adil. Tapi sepertinya ini tidak terjadi di desa janti kecamatan mojoagung, beberapa keganjalan dan bukti keberpihakan panitia kepada calon petahana sudah penulis kantongi.
Pertama, tidak adanya pemyampaian visi dan misi yang difasilitasi oleh panitia, padahal mayoritas desa di kecamatan mojoagung bahkan kabupaten jombang mengadakan hal demikian untuk mengetahui visi dan misi para calon, dengan mengundang tokoh masyarakat, perwakilan keluarga serta pendukung calon kepala desa.
Di desa janti ini unik, panitia tidak memfasilitasi itu bahkan para calon dianjurkan menyampaikan visi dan misinya secara mandiri. Ketika ditanya soal tanggal kampanye dan sanksi terhadap pelanggar aturan, panitia tak memberikan jawaban yang tepat dan seakan membisu mencari aman. WOW?
Kedua, daftar pemilih tetap (DPT) yang absurd, bagaimana tidak. Sesuai dengan pedoman umum pelaksanaan pilkades 2019 yang berbunyi: DPT diumumkan selama 3 hari terhitung sejak berakhirnya jangka waktu penyusunan DPT. (buka buku pedoman umum pilkades 2019 kab jombang, hal 8)
Lucunya, sampai minggu malam hari (03/11) panitia masih merubah DPT yang seharusnya sudah ditutup jauh-jauh hari. Ini penting bung! DPT itu serius bukan main-main, kayak skripsi aja direvisi berulang kali yang ujungnya tetap dengan terpaksa calon kepala desa harus menandatangani.
Ketiga, kayaknya penulis udah gak kuat nahan ketawa atas kelucuan yang serius ini. Mari kesini kalo butuh cerita lucu lainnya, berkunjung ke desa kami; akan banyak sandiwara yang siap menghibur anda semua. Penulis siap buatkan kopi sembari menikmati indahnya ciptaan tuhan lewat peristiwa pilkades ini.
Mari berpesta demokrasi yang luber jurdil. Gunakan hak pilih kita, jangan gadaikan 6 tahun nasib desa janti dengan uang yang tak seberapa; ikuti hati nurani lihat calon yang punya visi dan misi yang jelas. Sekian, terimakasih..
Mari berpesta demokrasi yang luber jurdil. Gunakan hak pilih kita, jangan gadaikan 6 tahun nasib desa janti dengan uang yang tak seberapa; ikuti hati nurani lihat calon yang punya visi dan misi yang jelas. Sekian, terimakasih..
*Roikhan arif, sang pecinta kopi

Komentar
Posting Komentar